Kawasan Dago Bandung termasuk kawasan beken dari zaman dulu. Batas bawahnya, perempatan Mal Bandung Indah Plaza hingga batas atas di Hutan Dago Pakar. Nah, kalau kamu udah begahdengan riuh rendah suasana di ‘Dago bawah’, naik aja ke kawasan Dago Pakar.
Destinasi wajibnya ialah Hutan Dago Pakar. Di sana, cuacanya super sejuk jadi kamu bisa ngadem. Sekalian proses detoksifikasi diri lah, ceritanya. Ongkos masuk, sekitar Rp10ribuan. Kalau kamu ke sana menggunakan mobil pribadi, siapkan ongkos parkir Rp10 ribu juga.
Kalau menurut sejarah, Hutan Dago Pakar merupakan hutan lindung terbesar yang pernah dibuat oleh pemerintah Belanda pada zaman penjajahan dulu dengan nama asli Hutan Lindung Gunung Pulosari. Pembuatan hutan lindung ini dilakukan pada tahun 1912 bersamaan dengan pembangunan terowongan penyadapan aliran Sungai Cikapundung yang sekarang dikenal dengan Goa Belanda dan berada di dalam kawasan hutan.
Kemudian pada tahun 1985 pemerintah Indonesia menetapkan untuk menjadikan hutan lindung ini sebagai hutan wisata yang kemudian diberi nama Taman Hutan Raya Ir. Juanda. Ditambahkan nama Juanda di belakangnya sebagai bentuk penghargaan terhadap pahlawan nasional tersebut. Ada patungnya juga!
Namun, karena lokasinya berada di Dago, masyarakat Bandung lebih sering menyebutnya dengan Hutan Dago Pakar.
Hutan yang terletak di pinggiran Kota Bandung ini memang cocok buat kamu untuk menjemput suasana rileks. Kehadiran pohon-pohon besar warisan pemerintah Belanda seperti Pinus Meksiko, Mahoni Uganda dan Cedar Hondura membuat suasana di dalam Hutan Dago Pakar terasa adem, bebas panas dan polusi. Duduk-duduk di bawahnya sambil menikmati semilir angin sudah terasa cukup untuk menenangkan diri.
Biasanya sih, saat di hutan raya ini, orang-orang suka ke Goa Jepang dan Goa Belanda. Lalu menuju Curug Ciomas. Kita bisa jalan di atas jembatan yang dibangun di atas curug tersebut. Kalau masih punya energi lebih, lanjut deh ke Maribaya. Taman hutan raya ini memang membentang dari Dago Pakar hingga kawasan wisata Maribaya, Lembang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar