Tenang, tak perlu bawa taring binatang buat keliling Kebun Binatang Gembira Loka Yogyakarta. Sebab taring yang dimaksud ialah mobil odong-odong berkepala gajah yang siap mengantar pengunjung memutari kebun binatang. Disebut Taring, singkatan dari Alat Tranportasi Keliling.
Manfaatkan
alat transportasi keliling (taring) agar tak lelah keliling Kebun
Binatang Gembira Loka Yogyakarta. (FOTO: Sica Harum)
Turunlah
di halte 4 jika ingin keliling danau buatan atau menjajal wahana air
yang disediakan, termasuk menjajal speed boat (FOTO: Sica Harum)
Ada beberapa halte strategis sepanjang jalur. Yang pertama ialah halte 2, karena sangat dekat dengan lokasi Gajah Tunggang, halte 3 jika ingin menuju Bird Park. “Bird Park kami baru dibuka awal Agustus ini, loh. Nanti mungkin beberapa bulan lagi kami akan punya Pinguin. Datang dari Singapura,” kata Hardi, salah satu petugas Gembira Loka.
Kebun binatang di negeri tropis, punya koleksi pinguin? Hm..
Halte yang juga penting juga ialah halte 4. Turunlah di halte ini untuk singgah di Mayang Tirta, kafe diatas danau buatan berwujud kapal besar. Boleh saja jika ingin hanya sekadar santai leyeh-leyeh ngemil pisang bakar di kafe sembari menonton pertunjukan musik. Di halte 4 juga lah kita bisa naik Perahu Katamaran dan menjajal banyak atraksi air seperti naik speed boat ataupun banana orca. Sang petugas akan mengingatkan pemilik tiket terusan untuk menjajal keliling danau buatan bersama Perahu Katamaran.
Belakangan, saya merasa beli tiket terusan untuk taring ini merupakan cara mudah untuk hemat tenaga, terutama bagi yang bawa anak kecil dengan mood naik turun. Apalagi sepanjang perjalanan, tampak di layar taring adalah tayangan promosi Gembira Loka. Sangat informatif dan memberi gambaran bagi pengunjung: bisa ngapain aja di kebun binatang ini. Plus, dari atas taring, bisa juga foto sana-sini tanpa terlalu lelah.
Jadi, masukkan pembelian tiket taring dalam budget wisata di Gembira Loka, ya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar