Blogger templates

Social Icons

Rabu, 23 Oktober 2013

Pagoda emas di Tanah Karo


Pagoda tertinggi di Indonesia itu ada di Taman Alam Lumbini. Tingginya, sekitar 46.8 meter dan kini jadi magnet baru bagi wisatawan di Tanah Karo.
Replika
Replika  Pagoda Shwedagon Myanmar yang kini jadi magnet wisata di Taman Alam Lumbini. FOTO:Antara/IrsanMulyadi
Sejatinya, replika Pagoda Shwedagon di Myanmar yang kini ada di Taman Alam Lumbini itu berfungsi sebagai tempat ibadah. Berdiri sejak 2010, kini pagoda itu juga makin ramai dikunjungi publik untuk wisata. Di dalam pagoda, terdapat 30 rupang Arahat, 2.958 rupang Buddha serta 108 relik suci. Hampir semuanya dibawa langsung dari Myanmar. Untuk melihat-lihat koleksi istimewa ini, pengunjung boleh masuk tapi dilarang memotret dengan menggunakan blitz. Selain itu, pengunjung harus masuk bertelanjang kaki. Tersedia kantong plastik untuk membungkus alas kaki.
Jika sedang ada persiapan perayaan ibadah, pagoda tertutup untuk umum. Tapi masih bisa kok foto-foto narsis di sekitar pagoda. Apalagi warna keemasan pagoda ini memang cantik berpadu dengan birunya langit. Kontras! Selain itu, tersedia taman asri lengkap dengan jembatan gantung. Cocok untuk jalan-jalan rileks, menikmati udara segar di daerah sejuk ini. Ada banyak pohon langka, serta ada beberapa fasilitas alat kebugaran. Plus, wahana rekreasi anak-anak.
Taman Alam Lumbini. FOTO:Antara/Irsan Mulyadi
Taman Alam Lumbini. FOTO:Antara/Irsan Mulyadi

Transportasi ke Taman Alam Lumbini

Dari Medan, Taman Alam Lumbini dapat dicapai jika kamu ambil arah menuju Kabanjahe. Apabila tak bawa kendaraan pribadi, naik saja angkutan umum yang banyak ‘ngetem’ di Simpang Pos, Medan. Pilih mobil elf yang biasa digunakan warga lokal menuju Terminal Kabanjahe, lengkap dengan alunan musik dan lagu khas Medan yang akan menemani perjalanan berkelok-kelok. Ongkosnya, sekitar Rp10.000, waktu perjalanan sekitar 1,5 -2 jam.
Supir dan kondektur elf di Simpang Pos, umumnya lebih mengenal ‘pagoda’ ketimbang Taman Alam Lumbini. Kalau kamu bilang akan ke ‘Pagoda’, mereka akan menurunkan kamu di Simpang Tugu Jeruk (pertigaan dengan patung batang pohon dan tiga jeruk diatasnya). Dari situ, kamu bisa jalan kaki sekitar 15-20 menit, atau naik angkot. Jalan kaki pun sehat, sebab udara segar dan kamu bisa lihat perkebunan kubis dan stroberi di kanan kiri.
Menikmati tenangnya suasana Taman Alam Lumbini, idealnya dilakukan di pagi hari. Setelah itu, kamu bisa balik ke Medan, atau lanjut ke destinasi wisata di Tanah Karo lainnya.

Rabu, 09 Oktober 2013

Dekat Solo, sejuk seharian di Karanganyar


Terletak tak jauh dari Solo, Karanganyar ialah destinasi pas buat yang suka ngadem. Sebab sebagian wilayah kabupaten di Jawa Tengah ini memang terletak di kawasan Pegunungan Lawu. Makanya, terasa sejuk, rindang, full udara bersih khas dataran tinggi. Nah, kemana saja di Karanganyar?
Strawberry-090913-ASStroberi segar dijajakan di sepanjang jalan raya Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah. ANTARAFOTO/Aguk Sudarmojo

Taman Semar

Taman gratis ini gampang ditemukan lantaran Patung Semar yang berukuran besar. Letaknya di kawasan Karang Pandan, yang pasti terlewati jika kita melintasi jalan raya dari Solo ke Tawangmangu, Karanganyar. Saat liburan, taman ini kebanjiran pengunjung. Di sana, bisa foto-fotoan seru bareng teman. Ataupun sekadar duduk-duduk santai saja.
patung semarrTaman Semar di Karanganyar, Jawa Tengah. FOTO:Suciana Dwi

Agrowisata Amanah

Tak jauh dari Taman Semar, terdapat Agrowisata dan Pemancingan Amanah yang cocok untuk rekreasi bersama teman dan keluarga. Mau outbound atau mancing, silahkan saja. Ada ragam ikan bisa dipancing lalu disantap. Mulai dari nila, ikan mas hingga kakap. Tersedia juga fasilitas menginap dan area main anak-anak. Lumayan lah buat rekreasi keluarga di akhir pekan. Oh ya, sentra pembuatan roti Amanah Bakery juga ada di sini. Jadi bisa beli roti tawar olahan bakeryrumahan yang fresh!

Grojogan Sewu

Dari Agrowisata Amanah, air terjun Grojogan Sewu tak jauh dicapai. Pada hari libur atau lebaran,  air terjun yang kondang bagi warga Solo ini penuh sesak. Begitu juga dengan hotel dan penginapan yang terdapat di sana. Kalau penasaran dan ingin lebih menikmati sensasi sejuknya, bertandanglah di hari biasa. Plus, siapkan stamina ya. Sebab untuk menuju Grojogan Sewu, kamu perlu menuruni 1.250 anak tangga!
grojogansewu-00Grojogan Sewu yang cantik dipandang. FOTO: Ellen S.Kusuma

Wana Wisata Sekipan

Hutan wisata ini dikelola Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah.  Di sini, boleh kemah, atau sekadar trekking singkat. Hawanya sejuk dan segar, cocok untuk melepaskan kepenatan. Dari Grojogan Sewu, Wana Wisata Sekipan sudah terhitung dekat. Ongkos naik angkutan umum sekitar Rp3.000 saja. Nah, untuk masuk kawasan kemah, perlu jalan kaki sekitar 4 kilometer. Tiket masuknya, Rp7.500 saja. Kalau niat bermalam di kemah, bisa sewa tenda dan api unggun.