| ZAKAT merupakan salah satu rukun Islam, dan menjadi salah satu unsur
pokok bagi tegaknya syariat Islam. Oleh sebab itu hukum zakat adalah
wajib (fardhu) atas setiap muslim yang telah memenuhi syarat-syarat
tertentu. Zakat termasuk dalam kategori ibadah (seperti shalat, haji,
dan puasa) yang telah diatur secara rinci dan paten berdasarkan
Al-Qur’an dan As Sunnah, sekaligus merupakan amal sosial kemasyarakatan
dan kemanusiaan yang dapat berkembang sesuai dengan perkembangan ummat
manusia. Salah satu pilar penting Islam adalah zakat, karena ia bukan semata ibadah yang berdimensi individual namun juga sosial. Ia merupakan instrumen penting pemerataan pendapatan, jika zakat dikelola dengan baik dan profesional. Karena dengan zakat, harta akan beredar dan tidak berakumulasi di satu tangan orang-orang kaya (Al-Hasyr: 7) Artinya: “Apa saja harta rampasan (fai-i) yang diberikan Allah kepada RasulNya (dari harta benda) yang berasal dari penduduk kota-kota Maka adalah untuk Allah, untuk rasul, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan, supaya harta itu jangan beredar di antara orang-orang Kaya saja di antara kamu. apa yang diberikan Rasul kepadamu, Maka terimalah. dan apa yang dilarangnya bagimu, Maka tinggalkanlah. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya”. Kewajiban mengeluarkan zakat disebutkan sebanyak 36 kali dalam Al-Quran, dua puluh kali diantaranya digandengkan dengan kewajiban menunaikan shalat. Secara kebahasaan, zakat berasal dari kata zaka yang berarti tumbuh dan berkembang. Bisa juga zakat itu berarti suci, bertambah, berkah, dan terpuji. Secara terminologi, zakat berarti: Sejumlah harta tertentu yang diwajibkan Allah diserahkan kepada orang-orang yang berhak, di samping berarti mengeluarkan jumlah tertentu itu sendiri (Hukum Zakat: Dr. Yusuf Al-Qaradhawi, Litera Antar Nusa dan Mizan, 1996). Zakat merupakan sarana paling tepat dan paling utama untuk meminimalisir kesenjangan antara yang kaya dan yang miskin, sebagai satu bentuk sikap dari saling membantu (takaful) dan solidaritas di dalam Islam (Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu, Dr. Wahbah Zuhaili, Daarul Fikr, jilid II, hal.732). Diantara hikmah zakat menurut Al-Qaradhawi adalah sebagai bentuk pembersihan dan penyucian, baik material maupun spiritual, bagi pribadi orang kaya dan jiwanya, atau bagi harta dan kekayaannya (Hukum Zakat, hal 848). Zakat adalah refleksi keimanan seseorang kepada Allah swt. dan sebagai ungkapan syukur atas nikmat yang dikaruniakan Allah kepadanya (Ibrahim: 7). Ia juga menjadi sarana penolong dan pembantu bagi para mustahiq ke arah kehidupan yang lebih baik dan sebagai pilar amal bersama antara pejuang yang tidak mampu dengan orang-orang kaya (Al-Baqarah : 278). Surat Al Baqarah Ayat 278: Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman”. Zakat merupakan sumber dana bagi pembangunan sarana dan prasarana yang harus dimiliki oleh umat Islam. Seperti sarana ibadah, pendidikan, kesehatan maupun sosial dan ekonomi kaum muslimin. Dalam zakat terdapat dimensi sosialisasi cara berbisnis yang benar. Sebab, zakat bukanlah memberikan harta yang kotor, akan tetapi mengeluarkan harta hak orang lain dari harta kita yang kita usahakan dan peroleh dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dan hukum Allah (Al-Baqarah: 267). Surat Al Baqarah Ayat 267: Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan dari bumi untuk kamu. dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. dan Ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji”. Dalam zakat ada indikasi bahwa Islam mendorong umatnya untuk bekerja keras mendapatkan harta. Sebab, hanya mereka yang memiliki harta yang bisa mengeluarkan zakat. Zakat yang dikelola dengan baik akan mampu membuka lapangan kerja dan usaha yang luas sekaligus penguasaan aset-aset umat Islam (Zakat dalam Perekonomian Modern, Dr. Didin Hafidhuddin, Gema Insana Press, 2002). Dalam pandangan Al-Qardhawi, zakat merupakan ibadah maliyah ijtimaiyyah, yaitu ibadah di bidang harta benda yang memiliki fungsi strategis, penting, dan menentukan dalam membangun kesejahteraan masyakarat. Zakat akan melahirkan dermawan yang suka memberi, bukan sosok yang menggerogoti. Seorang muzakki akan terhindar dari sifat kikir yang merupakan “virus ganas” dan penghambat paling utama lahirnya kesejahteraan masyarakat. Zakat akan menjadi obat paling mujarab untuk tidak menjadi hamba dunia dalam kadar yang melewati batas. Ia akan mengingatkan kita bahwa harta itu adalah sarana dan bukan tujuan hidup kita. Para muzakki akan memiliki kekayaan batin yang sangat tinggi, sehingga dia akan menjadi manusia yang sebenarnya. Manusia yang suka meringankan beban orang lain, yang memiliki kedalaman cinta pada sesama dan simpati pada manusia. Tentunya, zakat pasti akan membuat harta kita berkembang dan penuh berkah. Bagi si penerima (mustahiq), zakat memiliki arti yang penting. Karena dengan zakat, dia menjadi terbebas dari kesulitan-kesulitan ekonomi yang sering kali menjerat langkah dan geraknya. Dengan zakat, akan muncul rasa persaudaraan yang semakin kuat dari mereka yang menerima. Sebab, mereka merasa “diakui” sebagai bagian dari “keluarga besar” kaum muslimin yang tidak luput dari mata kepedulian kaum muslimin lain, yang Allah beri karunia berupa harta. Dengan demikian, tidak akan muncul sifat dengki dan benci yang mungkin saja muncul jika orang yang kaya menjelma menjadi sosok apatis dan tidak peduli kepada orang-orang yang secara ekonomis tidak beruntung. Ini adalah praktik langsung dari apa yang Rasulullah saw. sabdakan, “bahwa seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya” (HR. Bukhari-Muslim) Tak ada yang menyangkal bahwa zakat memiliki dampak sosial yang sangat penting dan akan mampu menjadikan masyarakat terberdayakan. Karena zakat merupakan salah satu bagian dari aturan Islam yang tidak dikenal di Barat, kecuali dalam lingkup yang sempit, yaitu jaminan pekerjaan. Jaminan pekerjaan dengan menolong kelompok orang yang lemah dan fakir. Zakat bukan hanya memberikan jaminan kepada orang-orang miskin kaum muslimin, namun ia juga bisa disalurkan kepada semua warga negara apa saja yang berada di bawah naungan Islam. Seperti yang pernah terjadi pada masa pemerintahan Umar bin Khattab. Saat itu, zakat diberikan oleh Umar kepada orang-orang Yahudi yang meminta-minta dan berkeliling dari pintu ke pintu. Umar memerintahkan agar dipenuhi kebutuhannya dengan mengambil dari Baitul Mal kaum muslimin (Hukum Zakat: 880). Dengan zakat, akan lahir manusia-manusia mandiri, manusia-manusia suka bekerja, dan tidak suka meminta-minta. Zakat akan mempersempit kelompok manusia miskin dan akan menumbuhkan gairah manusia untuk menjadi muzakki dan bukan mustahiq. Kesadaran untuk berzakat, akan mendorong setiap muslim bekerja dalam batas optimal, dan akan memposisikan diri sebagai “sumber kebaikan” bagi yang lain. Munculnya lembaga-lembaga zakat profesional di Indonesia saat ini, telah memberikan harapan besar bagi usaha pemerataan distribusi harta kekayaan dan meminimalisasi kemiskinan dan penderitaan yang banyak diderita masyarakat. Munculnya Rumah Zakat, Dompet Dhuafa’ (DD) Republika, Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU), Dompet Sosial Ummul Qura (DSUQ), Baitula Maal Muamalat telah terbukti memberikan seberkas cahaya penyelamatan berarti untuk beberapa orang tak mampu. Harapan pemberdayaan dan keberdayaan ini akan semakin cerah dan terbuka, jika kita umat Islam semakin sadar untuk mengeluarkan zakat. Bulan Ramadhan kali ini, merupakan saat yang tepat untuk melipatgandakan kesadaran itu. Semoga kita berhasil. Amien. Setiap individu yang ingin membayar zakat harus di ambil kira syarat wajib zakat yang perlu difahami dan dipenuhi sebelum membuat taksiran. Syarat-syarat tersebut ialah:
|
Senin, 29 Juli 2013
pengertian zakat
Sabtu, 27 Juli 2013
5 Makanan Sehat Selama Puasa
| Add caption |
1. Makanan rumahan, bukan junk food.
Pada bulan Ramadan, kerap tergelar acara buka puasa bersama dengan teman kantor, sekolah, atau keluarga. Tidak jarang juga buka puasa dilakukan di restoran atau pusat perbelanjaan. Yang artinya, menu makanan tak akan jauh dari penyedap rasa atau MSG, zat natrium, serta minuman berkandungan gula tinggi. "Semua jenis panganan itu berisiko terhadap penyumbatan pada hati," tulis Huffington Post. "Bahkan tidak mengandung nutrisi pengganti energi tubuh."
Supaya buka puasa berjalan seru dan tetap sehat, pilihlah makanan asli, bukan olahan. Seperti buah dan sayuran. Dengan kandungan serat serta air yang cukup tinggi, buah dan sayur dapat segera mengenyangkan perut Anda. "Sementara junk food hanya akan membuat Anda terus merasa lapar."
2. Hindari makanan berwarna putih.
Selama puasa, ada baiknya Anda menghindari makanan putih, seperti gula pasir, roti tawar, dan nasi putih. Alasannya, bahan panganan itu tidak mengandung nutrisi yang mencukupi bagi kebutuhan tubuh. Bila ingin mengecap roti atau nasi, pilihlah roti gandum serta nasi merah yang memiliki serat tinggi.
3. Pilih makanan yang mengandung banyak air.
Ketika Ramadan, tubuh akan lebih mudah terdehidrasi atau kekurangan air. Apalagi bagi Anda yang berpuasa lebih dari 12 jam. Untuk mengembalikan stok cairan dalam tubuh, ada baiknya Anda mengonsumsi makanan yang mengandung banyak air. Misalnya semangka, labu, pir, jus sayuran, atau air kelapa.
Anda juga perlu mengurangi makanan yang asin dan berbumbu rempah-rempah. Sebab keduanya hanya akan membuat Anda merasa lebih haus. Kebiasaan meminum kopi dan teh pun perlu dikurangi, karena bisa membuat tubuh dehidrasi.
4. Jangan makan gorengan.
Ayam goreng, kentang goreng, bahkan tempe goreng dan bakwan begitu menggoda kala berbuka puasa. Namun ternyata, panganan yang diolah dalam penggorengan dan minyak tidaklah bagus dikonsumsi ketika iftar. Sebab, kandungan minyak yang ada di dalamnya membuat makanan ini sulit dicerna oleh tubuh. "Ada baiknya menyantap makanan pembuka yang dipanggang, bukan digoreng."
5. Jauhi karbohidrat.
Semangkuk pasta, kentang goreng, atau nasi hangat dengan lauk mungkin sangat menggoda mata dan mulut kala berbuka puasa. Namun sebetulnya, jenis makanan yang mengandung karbohidrat seperti inilah yang harus Anda jauhi selama puasa. Sebab setelah dicerna, karbohidrat berubah menjadi gula. Dan dalam tubuh, gula akan kembali menyedot energi Anda.
Senin, 22 Juli 2013
Lailatul Qadar atau Lailat Al-Qadar atau malam ketetapan adalah satu malam yang penting yang terjadi pada bulan ramadhan, yang dalam Al-Qur’an
digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Lailatul
Qadar juga diperingati sebagai malam diturunkannya Al-Qur’an.
Doa malam lailatul qadar:
‘Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni’
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, Engkau menyukai ampunan, maka ampunilah aku.”
Ada sebuah pendapat yang mengatakan
bahwa terjadinya malam Lailat Al-Qadar itu, terjadi pada 10 malam
terakhir bulan ramadhan. Hal ini berdasarkan Hadist dari Aisyah yang
mengatakan : ” Rasulullah ShallAllahu ‘alaihi wa sallam beri’tikaf
di sepuluh hari terkahir bulan Ramadan dan beliau bersabda, yang
artinya: “Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada 10 hari
terakhir bulan Romadhon” (HR: Bukhari dan Muslim).
Tapi tahukah anda mengenai tanda-tanda
malam Lailatul Qadar itu akan datang. Berikut adalah beberapa tanda yang
pernah digambarkan oleh Rasulullah SAW dalam beberapa hadistnya.
1. Udara & suasana pagi yang tenang. Ibnu Abbas radliyallahu’anhu berkata: Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam bersabda : “Lailatul
qadar adalah malam tentram dan tenang, tidak terlalu panas dan tidak
pula terlalu dingin, esok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah
berwarna merah.”
2. Cahaya matahari melemah keesokan harinya, bersinar cerah tapi tidak kuat. Dari Ubay bin Ka’ab radliyallahu’anhu, bahwasanya Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam bersabda : “Keesokan hari malam lailatul qadar matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar bak nampan.”
3. Bulan nampak separuh bulatan. Abu Hurairoh radliyallahu’anhu pernah bertutur: Kami pernah berdiskusi tentang lailatul qadar di sisi Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam, beliau berkata, “Siapakah dari kalian yang masih ingat tatkala bulan muncul, yang berukuran separuh nampan.”
4. Malam yang terang, tidak dingin,
tidak berawan, tidak hujan, tidak panas, tidak ada angin kencang, dan
tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan binatang (lemparan meteor
bagi setan). Sebagaimana sebuah hadits, dari Watsilah bin al-Asqo’ dari
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam : “Lailatul qadar
adalah malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan,
tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada
malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan)” (HR. at-Thobroni
dalam al-Mu’jam al-Kabir 22/59 dengan sanad hasan)
5. Terkadang terbawa kedalam mimpi. Seperti yang terkadang dialami oleh sebagian sahabat Nabi radliyallahu’anhum.
6. Orang yang beribadah pada malam
tersebut merasakan lezatnya ibadah, ketenangan hati dan kenikmatan
bermunajat kepada Rabb-nya tidak seperti malam-malam lainnya.
Kebaikan yang turun pada malam itu, ibarat hujan yang turun dari
langit ke semua permukaan bumi. Ketika itu ada manusia yang membawa
payung untuk menolak air agar tidak basah. Ada manusia yang bersembunyi
dirumah, mengamati cuaca dan diam menanti hujan reda.Ada manusia yang menyediakan ember untuk menampung air hujan (ada yang teliti dan ada yang tidak teliti dalam menyiapkan ember tsb). Ember yang sudah penuh tentunya tidak dapat menerima curahan air hujan, ember yang kosong dan kotor ternyata dapat menampung air hujan akan tetapi yang ditampung akan sia-sia.
Ember yang kosong dan bersih serta ditempatkan pada tempat yang tepat baru dapat menampung air hujan dan airnya dijaga hingga dapat bermanfaat. Kesimpulan : siapa yang dapat menerima kebaikan di malam “seribu bulan”, yaitu siapa-siapa yang telah menyiapkan dirinya (hati, pikiran, ucapan, tingkah laku dan puasa dalam keadaan sempurna (“ibarat membuat ember kosong yang bersih”).
kemudian di tempat bersujud dimalam lailatul qadar, menanti dan berharap, berjaga-jaga. Insya Allah kebahagiaan untuk mereka semua, damai haru dan bahagia bertemu dengan para malaikat dan para ruh, salam-salam-salam-salam sejahtera untuk mereka dan untuk kita.
Amin.
Jumat, 19 Juli 2013
Fungsi Dan Manfaat Gerakan Dalam Sholat
![]() |
Sholat adalah salah satu kewajiban umat muslim yang diberikan oleh Allah SWT. Sholat dilakukan lima kali sehari semalam. Sholat adalah amalan yang paling pertama sekali diperiksa didalam pengadilan Allah SWT, apabila amalan sholat baik, maka secara otomatis semua amalan yang lain juga ikutan baik, karena dengan sholat kita mampu menjaga diri kita dari perbuatan-perbuatan yang keji dan mungkar yang dapat merusak diri kita dan orang lain..
Sholat yang kita lakukan itu sebenarnya memiliki manfaat yang sangat besar bagi yang melakukannya terutama dari segi kesehatan, baik itu kesehatan secara fisik maupun kesehatan secara mental, tetapi sangat disayangkan sangat sedikit diantara kita yang mengetahuinya.
Berikut adalah beberapa Manfaat Gerakan Dalam Sholat
Manfaat Gerakan Takbir.
Gerakan takbir atau Takbiratul Ihram yaitu berdiri dengan tegak, mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga lalu melipat kedua tangan di depan perut atau dada, posisi memiliki manfaat untuk melancarkan peredaran darah dalam tubuh kita, kelenjar getah bening dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung pada gerakan ini menjadi berada di bawah otak memungkinkan peredaran darah mengalir lancar keseluruh tubuh. Ketika kita mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah yang kaya akan oksigen menjadi lancar, kemudian tangan didekapkan di depan perut atau dada dipercaya dapat bermanfaat untuk menghindarkan dari berbagai gangguan pada persendian terkhusus pada tubuh bagian atas.
Manfaat Gerakan Ruku'.
Posisi ruku yang sempurna adalah tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segalas air di atas punggung tersebut air tidak akan tumpah, posisi kepala lurus dengan tulang belakang. Gerakan ini memiliki manfaat untuk menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi dari tulang belakang (Corpus Vertebrae) yang memiliki fungsi utama untuk menyangga tubuh dan merupakan pusat dari seluruh urat syaraf yang ada pada tubuh kita. posisi jantung pada gerakan ini menjadi sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal terjadi pada tubuh bagian tengah. Posisi tangan yang bertumpu pada lutut berfungsi sebagai relaksasi bagi otot-otot bahu. Posisi Ruku' juga merupakan sebuah latihan untuk saluran kemih untuk mencegah gangguan prostat.
Manfaat Gerakan I'Tidal atau Bangun dari ruku'.
Posisi I'Tidal atau bangun dari Ruku' dan sebelum melakukan gerakan sujud yaitu posisi tubuh kembali tegak setelah ruku' dan mengangkat kedua tangan setinggi telinga memiliki manfaat pada organ-organ pencernaan di dalam perut, karena organ-organ tersebut mengalami pemijatan dan pelongaran secara bergantian yang memiliki efek untuk menjadikan pencernaan dalam perut menjadi lebih lancar.
Manfaat Gerakan Sujud.
Posisi tubuh dalam gerakan sujud adalah gerakan menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung jari kaki, dahi dan hidung pada lantai. Gerakan ini bermanfaat untuk memompa aliran getah bening kebagian leher dan ketiak. Pada posisi ini, jantung berada di atas otak yang menyebabkan darah yang bercampur dengan oksigen bisa mengalir secara maksimal ke otak kita. Aliran darah ini berpengaruh pada daya pikir seseorang, oleh karena itu lakukanlah sujud dengan benar, jangan terlalu tergesa-gesa biarkan darah segar mengalir dengan cukup ke otak kita. Posisi ini juga dipercaya untuk menghindarkan kita dari gangguan wasir. Terkhusus untuk wanita, posisi ruku' dan sujud memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ intim kewanitaan.
Manfaat Gerakan Duduk.
Posisi duduk dalam sholat terbagi atas dua bagian yaitu:
Duduk pada Tahiyyat Awal atau Iftirosy
Duduk pada Tahiyyat Akhir atau Tawarruk
Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki. Posisi pada saat melakukan Iftirosy tubuh bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf Nervus Ischiadius, posisi ini bermanfaat untuk menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang kadang membuat penderitanya tidak dapat berjalan. Sedangkan posisi Tawarruk sangat baik untuk pria dikarenakan tumit menekan aliran kandung kemih, kelenjar kelamin pria dan saluran Vas Deverens. Jika dilakukan dengan benar posisi ini dapat mencegah terjadinya impotensi pada pria. Variasi posisi telapak kaki pada iftirosy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot pada tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang mampu menjaga kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak kita.
Manfaat Gerakan Salam.
Gerakan salam adalah gerakan memutar kepala kekanan dan kekiri secara maksimal. Manfaat dari gerakan ini adalah relaksasi pada otot sekitar leher dan kepala, menyempurnakan aliran darah dikepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit pada wajah kita.
Dengan beribadah secara kontinu bukan saja mampu menyuburkan iman tetapi memberikan kesehatan pada tubuh dan mempercantik diri luar dan dalam. Gerakan-gerakan dalam sholat mampu untuk memacu kecerdasan, memperindah postur tubuh, karena gerakan sholat mampu untuk melakukan peregangan atau stretching untuk melenturkan tubuh dan kelancarkan aliran darah. Gerakan-gerakan dalam sholat juga mampu untuk memudahkan persalinan dan memperbaiki kesuburan.
Siapa yang mau sehat dari luar dan dalam maka Sholatlah..!
Kamis, 18 Juli 2013
Ini Bahayanya Tidur Setelah Sahur
Tidur setelah sahur memang tidak haram. Namun, dari sisi ilmu gizi dan kesehatan tidur setelah makan sangat tidak dianjurkan bahkan dalam kategori dilarang karena dampak buruknya sangat banyak.
Pramono, ahli gizi dari Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin dalam tulisannya kepada Tribunnews.com mengatakan dampaknya antara lain perut akan jadi buncit karena saat tidur tubuh jadi hemat energi dan secara otomatis lemak akan mudah tertimbun di perut kita.
Juga akan terjadi refluks, karena makanan belum dicerna maka bisa berbalik dari lambung ke kerongkongan (atau biasa disebut refluks) karena pengaruh gravitasi akibat kita tidur.
"Jika terjadi refluks maka asam lambung akan naik dan melukai kerongkongan. Karena mengalami luka, kerongkongan akan terasa panas seperti terbakar, dan mulut pun terasa pahit," tulis Pramono.
Normalnya isi lambung/maag akan kosong kembali sekitar dua jam setelah kita makan, tapi kalau posisi tubuh kita berada pada posisi baring, maka proses pengosongan lambung/maag akan terhambat/terlambat. Hal ini akan mengakibatkan timbulnya gangguan pencernaan seperti mencret atau sembelit tergantung bahan makanan yang kita makan.
Meningkatnya resiko terkena stroke juga bisa saja terjadi kalau kita tidur setelah sahur. Berdasarkan penelitian ditemukan bahwa orang yang memiliki jeda paling lama antara makan dan tidur mempunyai risiko terendah untuk mengalami stroke.
Jika seandainya kita masih ingin tidur setelah makan sahur atur saja minimal 2 jam setelah makan sahur baru tidur.
Tak heran jika banyak ulama berpendapat bahwa tidur setelah makan sahur sebaiknya tidak di lakukan .
Nabi Muhammad SAW telah memberika tuntunan bahwa makan sahur jangan ditinggalkan dan dianjurkan untuk diakhirkan waktunya jadi sampai menjelang subuh atau waktu imsyak sehingga secara logika maka setelah sahur maka langsung dilanjutkan ibadah Sholat Subuh dan jika setelah sholat subuh dilanjutkan dengan wirid yang cukup panjang maka matahari telah terbit dan sudah waktunya untuk bekerja.
Rasulullah SAW tidak langsung tidur setelah makan. Beliau beraktivitas terlebih dahulu supaya makanan yang dikonsumsi masuk lambung dengan cepat dan baik sehingga mudah dicerna.
Caranya bisa juga dengan shalat. Rasulullah SAW bersabda,"Cairkan makanan kalian dengan berdzikir kepada Allah SWT dan shalat, serta janganlah kalian langsung tidur setelah makan, karena dapat membuat hati kalian menjadi keras."(HR Abu Nu'aim dari Aisyah r.a.).
Nah, masih nekad tidur setelah sahur?
Rabu, 17 Juli 2013
7 Keutamaan Bulan Ramadhan
Ramadhan adalan bulan kesembilan dalam penanggalan Hijriyah (sistem penanggalan Islam). Bulan ini sangat istimewa bagi umat Islam karena terdapat banyak keutamaan di dalamnya. Ibarat petani, Bulan Ramadhan adalah saat panen raya. Dibaratkan panen raya disebabkan bulan ini merupakan waktu dimana berbagai amal kebaikan dilipat gandakan pahalanya jauh melebihi waktu-waktu diluar Ramadhan. Berikut keutamaan-keutamaan Bulan Ramadhan tersebut;
1. Ramadhan adalah Bulan diturunkannya Al-Quran

“Beberapa hari yang ditentukan itu ialah bulan Ramadhan, bulan yang di
dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia
dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang
hak dan yang batil).” (QS. Al-Baqarah 185)
2. Bulan Pendidikan untuk Mencapai Ketaqwaan

“Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana
telah diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kamu agar kamu bertaqwa
(QS. Al Baqarah 183)
3. Bulan Pernuh Keberkahan
"Sesungguhnya telah datang kepadamu bulan yang penuh berkah. Allah
mewajibkan kamu berpuasa, karena dibuka pintu- pintu surga, ditutup
pintu-pintu neraka, dan dibelenggu syaitan- syaitan, serta akan dijumpai
suatu malam yang nilainya lebih berharga dari seribu bulan. Barangsiapa
yang tidak berhasil mem¬peroleh kebaikannya, sungguh tiadalah ia akan
mendapatkan itu untuk selama-lamanya." (HR Ahmad, An-Nasa’l, dan
Baihaqi).
4. Ramadhan Bulan Pengampunan Dosa
“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan ihtisab, maka akan diampuni dosa-dosanya yang lalu.” (HR. Bukhari)
“Shalat yang lima waktu, dari jumat ke jumat, dan Ramadhan ke Ramadhan,
merupakan penghapus dosa di antara mereka, jika dia menjauhi dosa-dosa
besar.” (HR. Muslim)
5. Bulan Dilipatgandakanya Amal Sholeh
Khutbah Rasululah saw pada akhir bulan Sa`ban “Hai manusia, bulan yang
agung, bulan yang penuh berkah telah menaung. Bulan yang didalamnya ada
suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Bulan yang padanya Allah
mewajibkan berpuasa. Qiyamullail disunnahkan. Barang siapa yang pada
bulan itu mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu kebaikan, nilainya
seperti orang yang melakukan perbuatan yang diwajibkan pada bulan
lainnya. Dan barang siapa yang melakukan suatu kewajiban pada bulan
itu,nilainya sama dengan tujuh puluh kali lipat dari kewajiban yang
dilakukannya pada bulan lainnya. Keutamaan sedekah adalah sedekah pada
bulan Ramadhan (HR. Bukhori-Muslim).
6. Dibuka Pintu Surga, Ditutup Pintu Neraka
“Jika datang Ramadhan, maka dibukalah pintu-pintu surga, ditutup pintu-pintu neraka dan syetan dibelenggu.” (HR. Muslim)
7. Terdapat Malam yang Penuh Kemuliaan dan Keberkahan yaitu Lailatul Qadar
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul qadar
(malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam
kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadr 1-3)
Luar biasa bukan keutamaan Bulan Ramadhan? Sudah sepantasnya jika kita mempersiapkan diri menyambut bulan yang agung tersebut dengan persiapan yang cukup, baik fisik, rokhani, maupun ilmu agar ibadah yang kita jalankan lebih sempurna dan mendapatkan semua yang dijanjikan Allah SWT.
Senin, 15 Juli 2013
TIPS SEHAT SAAT BERPUASA
Puasa adalah salah satu rukun islam
yang ketiga dan harus dilaksanakan oleh umat islam yang telah balig.
Puasa wajib dilaksanakan selama 30 hari saat bulan ramadhan, dan hanya
boleh ditinggalkan jika anda dalam keadaan sakit, menstruasi, dan dalam
perjalanan jauh (musafir). Itu pun dengan catatan anda harus
menggantinya di luar bulan ramadahan sesuai dengan jumlah yang anda
tinggalkan. Ini menunjukkan bahwa puasa ramadhan adalah salah satu
kewajiban yang mengikat namun mempunyai toleransi bagi yang
berhalangan.
Seperti yang kita ketahui bahwa bulan ramadhan akan segera tiba, dan
tentunya kita harus menyambutnya dengan penuh rasa syukur dan suka cita
karena di bulan inilah limpahan rahmat, nikmat, dan pahala akan
diberikan kepada kita semua. Puasa memerlukan kekuatan hati (niat) dan
tubuh yang prima karena saat berpuasa kita tidak diperbolehkan
memasukkan segala sesuatu (makanan dan minuman) ke dalam tenggorokan,
sehingga anda harus tetap menjaga kesehatan tubuh anda.
Pengertian puasa
secara bahasa adalah menahan makan dan minum dan segala yang
membatalkannya dari mulai terbitnya matahari sampai tenggelamnya
matahari, serta menjaga hati, pikiran, dan perbuatan dari segala
kemaksiatan. Nah, berdasarkan pengertian tersebut maka anda harus selalu
menjaga diri dari perbuatan maksiat dan harus menjaga kondisi tubuh
agar tetap fit dan bugar saat berpuasa. Pada kesempatan ini kami akan
memberikan beberapa tips agar tetap sehat saat berpuasa. Berikut adalah
tips-tips sehat saat berpuasa.
1. Jangan makan terlalu banyak saat sahur
Sebelum berpuasa umat islam dianjurkan untuk makan sahur sebelum imsak
sebagai bekal berpuasa pada pagi hari sampai maghrib. Jika anda ingin
puasa anda tetap lancar dan tidak lemas, saat sahur konsumsilah
makanan-makanan yang mengandung gizi dan vitamin, karbohidrat, protein,
dan mineral. Contohnya adalah makanan yang berserat seperti
sayur-sayuran, buah-buahan. Makanan yang berserat mampu menahan lapar
lebih lama karena tubuh memerlukan waktu lebih lama untuk mencerna
makanan berserat. Selain itu makanlah nasi (karbohidrat) namun dalam
porsi yang sedang saja, jangan sampai terlalu kenyang.
2. Minum yang cukup
Kebutuhan tubuh akan air adalah 2 liter air dalam satu hari. Itu artinya
anda setidaknya harus minum air putih sebanyak 2 liter dalam sehari
agar tubuh tidak dehidrasi. Jika tubuh kekurangan air (dehidrasi) maka
tubuh akan menjadi lemas dan aliran oksigen ke tubuh tidak lancar.
Begitu juga sebaliknya jika kebutuhan cairan tubuh tercukupi maka anda
akan tetap bugar saat berpuasa dan tidak mengganggu aktivitas anda.
3. Jangan langsung tidur setelah sahur
Setelah sahur mungkin anda masih merasakan kantuk yang sangat, dan
biasanya orang akan langsung tidur setelah sahur. Sebaiknya jangan
langsung tidur setalah sahur, karena tubuh memerlukan waktu untuk
mencerna makanan yang anda konsumsi. Sebaiknya anda mengaji terlebih
dahulu, dan kemudian melaksanakan salat subuh (berjamaah lebih utama).
4. Hindari penggunaan tenaga secara berlebihan
Saat berpuasa tubuh kita mengkonsumsi makanan lebih sedikit dibandingkan
saat tidak berpuasa. Itu artinya tenaga yang kita punyai saat puasa
lebih sedikit dari orang yang tidak berpuasa. Untuk itu hindarilah
aktivitas yang nmenguras tenaga untuk menjaga tenaga anda cukup sampai
berbuka. Lakukanlah aktivitas yang ringan-ringan saja, misalnya
jalan-jalan di sore hari.
5. Tidur di awal siang
Mengapa saat berpuasa kita sering merasa kantuk? Karena kalori dalam
tubuh berkurang saat berpuasa sehingga tubuh menjadi lemas dan lebih
mudah mengantuk. Tetapi tidur siang saat berpuasa selain sunah juga
mempunyai manfaat bagi anda. Dengan tidur di awal siang (setelah zuhur)
selama 1-2 jam akan mampu mengumpulkan tenaga/energi dalam tubuh. Namun
jangan sampai anda tidur secara berlebihan karena justru akan membuat
tubuh semakin lemas dan tidak bertenaga.
6. Konsumsilah makanan yang hangat dan manis saat berbuka
Saat berbuka puasa adalah saat yang paling ditunggu-tunggu oleh orang
yang berpuasa. Namun yang harus diperhatikan adalah sebaiknya anda
meminum minuman hangat dan manis, misalnya teh hangat manis dan beberapa
biji kurma. Minuman yang hangat sangat baik bagi lambung anda, karena
mampu menetralisir asama lambung setelah seharian berpuasa. Sedangkan
makanan yang manis mampu menghasilkan energi/tenaga bagi tubuh anda.
Hindarilah minuman dingin saat berbuka meskipun anda sangat haus karena
minuman dingin justru meningkatkan asam lambung yang dapat memicu
penyakit maag. Minuman dingin sebaiknya dikonsumsi beberapa saat setelah
berbuka.
7. Jangan langsung makan besar saat berbuka puasa
Yang dimaksud makanan besar di sini adalah nasi (karbohidrat). Saat
berbuka puasa anda sebaiknya jangan langsung makan besar, karena lambung
memerlukan waktu dan ruang kosong untuk mencerna makanan. Makan besar
sebaiknya dilakukan setelah salat tarawih.
Keutamaan puasa ramadhan
Apa Sih Keutamaan Puasa Ramadhan?
Remaja Islam kudu mengetahui keutamaan ini sehingga bisa semangat
terus dalam menjalani puasa sebagaimana diterangkan dalam banyak dalil.
Orang yang luput dari melakukan puasa wajib, sungguh amat merugi.
Di antara beberapa dalil yang mengutakan keutamaan puasa terkhusus puasa Ramadhan adalah sebagai berikut:Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Allah Ta’ala berfirman, "Setiap amal anak Adam adalah untuknya kecuali puasa. Sesungguhnya amalan puasa itu untuk-Ku danAkulah yang akan membalasnya. ‘Shiyam (puasa) adalah sebagai tameng. Oleh karena itu, bila salah seorang di antara kamu berpuasa, janganlah ia berkata kotor, janganlah berteriak dan jangan (pula) bersikap seperti sikapnya orang-orang jahil. Jika ia dicela atau disakiti orang lain maka katakanlah, ‘Sesungguhnya aka sedang berpuasa’ (ucapkan: dua kali). Demi Dzat yang jiwa Muhammad ada di genggaman-Nya, sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa di sisi Allah pada hari kiamat (kelak) jauh lebih harum daripada harumnya minyak kasturi. Di samping itu, orang yang berpuasa akan merasakan dua kebahagiaan. Apabila berbuka, ia merasakan gembira dengan buka puasanya dan apabila berjumpa dengan Rabbnya, ia bergembira dengan puasanya.” (Muttafaqun ‘alaih).
Dari Sahl Bin Sa’ad radhiyallahu 'anhu, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Sejatinya di dalam surga terdapat satu pintu yang dinamakan Ar Rayyan, pada hari kiamat orang-orang yang berpuasa akan masuk (surga) melalui pintu tersebut, tak seorang pun selain mereka yang boleh masuk. Dikatakan kepada mereka di mana orang-orang yang rajin puasa? Maka segera mereka berdiri untuk masuk, tak seorang pun selain mereka yang boleh masuk. Manakala mereka sudah masuk ke dalamnya, maka dikuncilah pintu tersebut sehinnga tak seorang pun (selain mereka) yang masuk. (Muttafaqun ‘alaih)
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala di sisi Allah, niscaya akan diampunkan dosanya yang telah lalu.” (Muttafaqun ‘alaih)
Itulah beberapa dalil yang menunjukkan keutamaan puasa Ramadhan. Semoga Allah memudahkan kita meraih pintu surga Ar Rayyan dengan puasa yang kita jalani
CARA MEMBINA KELUARGA BAHAGIA
Menciptakan keluarga bahagia sakinah mawaddah adalah merupakan bagian dari tujuan adanya pernikahan dalam Islam. Selain daripada hal tersebut tujuan manfaat pernikahan adalah merupakan bagian dari mengikuti sunnah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam yang merupakan panutan kita dalam kehidupan dunia maupun akhirat. Karena dalam ajaran Islam dan Sunnah Nabi banyak terkandung hikmah dan manfaat yang banyak sekali.
Untuk itulah mengetahui tips membentuk keluarga bahagia adalah wajib untuk diketahui oleh para keluarga juga. Yang dimaksud dengan pengertian keluarga adalah merupakan kelompok paling kecil di dalam sebuah masyarakat,sekurang kurangnya dianggotai oleh suami dan istri atau ibu bapak dan anak-anak. Dan ini adalah asas pembentukan sebuah masyarakat.
Fungsi keluarga adalah sebagai fungsi reproduktif, fungsi ekonomi, protektif, edukatif, rekreatif. Sedangkan maksud definisi keluarga sakinah dalam kaidah Bahasa Indonesia sakinah mempunyai arti kedamaian, ketentraman, ketenangan, kebahagiaan.
Jadi keluarga sakinah mengandung makna keluarga yang diliputi rasa damai, tentram. Dan merupakan kondisi yang sangat ideal dalam sebuah kehidupan keluarga yang terbentuk berlandaskan Al-Qur'an dan Sunnah.
Sedangkan tujuan pernikahan dalam Islam telah Allah terangkan dalam Al-Qur,an yaitu dalam surat (QS.Ar-Ruum [30]:21) yang artinya :"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir."
Ada beberapa kiat cara membina keluarga bahagia sakinah mawadah warahmah dalam naungan Islam yaitu diantaranya :
1. Rumah Tangga Dibangun Dan Didirikan Berlandaskan Al-Qur'an Dan Sunnah Nabi. Asas serta niat awal ketika merintis sebuah keluarga dalam bentuk pernikahan yang syah baik dalam agama maupun sah di dalam aturan negara dalam rangka pembentukan sebuah keluarga sakinah ialah rumah tangga yang dibina atas landasan taqwa, berpandukan Al-Quran dan Sunnah dan bukannya atas dasar cinta semata-mata.
2. Membentuk Rumah Tangga Untuk Menciptakan Kasih Sayang (Mawaddah Warahmah). Ini adalah merupakan cara membina keluarga bahagia dan sakinah selanjutnya. Tanpa adanya 'al-mawaddah' serta 'al-Rahmah', maka sebuah masyarakat tidak akan dapat hidup dengan tenang dan aman terutamanya dalam lingkup kecil sebuah keluarga. Dua hal ini merupakan pilar penting yang diperlukan karena sifat kasih sayang yang wujud dalam sebuah rumah tangga dapat melahirkan sebuah masyarakat yang bahagia, saling menghormati, saling mempercayai dan saling tolong-menolong dalam kebaikan. Tanpa kasih sayang, sebuah perkawinan akan hancur, kebahagiaan hanya akan menjadi impian semua saja. Dan ini adalah termasuk ciri kriteria keluarga bahagia sakinah mawaddah.
3. Bersyukur Telah Dikaruniai Pasangan Hidup. Mensyukuri nikmat Allah adalah merupakan kewajiban bagi tiap hamba-hambaNya. Karena tidak sedikit manusia yang sampai akhir hayatnya tidak mempunyai pasangan hidup. Mensyukuri ini juga artinya kita siap dengan kelebihan dan kekurangan pasangan hidup kita. Apapun itu. Karena pada umumnya ketika berkenalan dulu kita hanya mengenal akan kebaikan-kebaikan dari pasangan kita. Setelah kita mengarungi bahtera rumah tangga lambat laun kita juga akan mengetahui kekurangan pada istri atau suami kita. Tetapi italh rumah tangga, saling melengkapi satu sama lain dan menutupi kekurangan satu sama lain.
4. Memilih Kriteria Suami atau Istri Yang Tepat. Ini dilakukan sebelum masa pernikahan dimulai. Agar terciptanya keluarga yang sakinah, maka dalam menentukan kriteria suami maupun istri haruslah tepat. Diantara kriteria tersebut misalnya beragama islam dan shaleh maupun shalehah, berasal dari keturunan dan keluarga yang kita percayai yang baik-baik, mempunyai akhlak mulia, sopan santun dan bertutur kata yang baik. Ini juga yang harus dilakukan dalam rangka untuk sebagai cara menciptakan keluarga sakinah mawaddah warahmah pertama kalinya.
5. Menjalankan Kewajiban dan Hak Sebagai Suami Dan Istri Dengan Baik. Dala Islam telah banyak diajarkan bagaimana hak seorang istri, kewajiban seorang istri. Apa saja yang menjadi bagian dari sebuah kewajiban seorang suami, apa hak-hak suami dalam rumah tangga. Bila kesemuanya bisa dijalankan dengan baik maka hal ini bisa menjadi jalan untuk menciptakan keluarga harmonis dalam sebuah lingkungan masyarakat.
Demikian tadi beberapa kiat meraih keluarga bahagia dan harmonis dalam sebuah keluarga. Karena memang kebahagiaan keluarga dalah merupakan awal baik dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang kuat, beriman dan berakhlak baik serta cerdas di kemudian hari.
Untuk itulah mengetahui tips membentuk keluarga bahagia adalah wajib untuk diketahui oleh para keluarga juga. Yang dimaksud dengan pengertian keluarga adalah merupakan kelompok paling kecil di dalam sebuah masyarakat,sekurang kurangnya dianggotai oleh suami dan istri atau ibu bapak dan anak-anak. Dan ini adalah asas pembentukan sebuah masyarakat.
Fungsi keluarga adalah sebagai fungsi reproduktif, fungsi ekonomi, protektif, edukatif, rekreatif. Sedangkan maksud definisi keluarga sakinah dalam kaidah Bahasa Indonesia sakinah mempunyai arti kedamaian, ketentraman, ketenangan, kebahagiaan.
Jadi keluarga sakinah mengandung makna keluarga yang diliputi rasa damai, tentram. Dan merupakan kondisi yang sangat ideal dalam sebuah kehidupan keluarga yang terbentuk berlandaskan Al-Qur'an dan Sunnah.
Sedangkan tujuan pernikahan dalam Islam telah Allah terangkan dalam Al-Qur,an yaitu dalam surat (QS.Ar-Ruum [30]:21) yang artinya :"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir."
Ada beberapa kiat cara membina keluarga bahagia sakinah mawadah warahmah dalam naungan Islam yaitu diantaranya :
1. Rumah Tangga Dibangun Dan Didirikan Berlandaskan Al-Qur'an Dan Sunnah Nabi. Asas serta niat awal ketika merintis sebuah keluarga dalam bentuk pernikahan yang syah baik dalam agama maupun sah di dalam aturan negara dalam rangka pembentukan sebuah keluarga sakinah ialah rumah tangga yang dibina atas landasan taqwa, berpandukan Al-Quran dan Sunnah dan bukannya atas dasar cinta semata-mata.
2. Membentuk Rumah Tangga Untuk Menciptakan Kasih Sayang (Mawaddah Warahmah). Ini adalah merupakan cara membina keluarga bahagia dan sakinah selanjutnya. Tanpa adanya 'al-mawaddah' serta 'al-Rahmah', maka sebuah masyarakat tidak akan dapat hidup dengan tenang dan aman terutamanya dalam lingkup kecil sebuah keluarga. Dua hal ini merupakan pilar penting yang diperlukan karena sifat kasih sayang yang wujud dalam sebuah rumah tangga dapat melahirkan sebuah masyarakat yang bahagia, saling menghormati, saling mempercayai dan saling tolong-menolong dalam kebaikan. Tanpa kasih sayang, sebuah perkawinan akan hancur, kebahagiaan hanya akan menjadi impian semua saja. Dan ini adalah termasuk ciri kriteria keluarga bahagia sakinah mawaddah.
3. Bersyukur Telah Dikaruniai Pasangan Hidup. Mensyukuri nikmat Allah adalah merupakan kewajiban bagi tiap hamba-hambaNya. Karena tidak sedikit manusia yang sampai akhir hayatnya tidak mempunyai pasangan hidup. Mensyukuri ini juga artinya kita siap dengan kelebihan dan kekurangan pasangan hidup kita. Apapun itu. Karena pada umumnya ketika berkenalan dulu kita hanya mengenal akan kebaikan-kebaikan dari pasangan kita. Setelah kita mengarungi bahtera rumah tangga lambat laun kita juga akan mengetahui kekurangan pada istri atau suami kita. Tetapi italh rumah tangga, saling melengkapi satu sama lain dan menutupi kekurangan satu sama lain.
4. Memilih Kriteria Suami atau Istri Yang Tepat. Ini dilakukan sebelum masa pernikahan dimulai. Agar terciptanya keluarga yang sakinah, maka dalam menentukan kriteria suami maupun istri haruslah tepat. Diantara kriteria tersebut misalnya beragama islam dan shaleh maupun shalehah, berasal dari keturunan dan keluarga yang kita percayai yang baik-baik, mempunyai akhlak mulia, sopan santun dan bertutur kata yang baik. Ini juga yang harus dilakukan dalam rangka untuk sebagai cara menciptakan keluarga sakinah mawaddah warahmah pertama kalinya.
5. Menjalankan Kewajiban dan Hak Sebagai Suami Dan Istri Dengan Baik. Dala Islam telah banyak diajarkan bagaimana hak seorang istri, kewajiban seorang istri. Apa saja yang menjadi bagian dari sebuah kewajiban seorang suami, apa hak-hak suami dalam rumah tangga. Bila kesemuanya bisa dijalankan dengan baik maka hal ini bisa menjadi jalan untuk menciptakan keluarga harmonis dalam sebuah lingkungan masyarakat.
Demikian tadi beberapa kiat meraih keluarga bahagia dan harmonis dalam sebuah keluarga. Karena memang kebahagiaan keluarga dalah merupakan awal baik dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang kuat, beriman dan berakhlak baik serta cerdas di kemudian hari.
Langganan:
Postingan (Atom)
