Blogger templates

Social Icons

Kamis, 22 Agustus 2013

Ribuan anak tangga menuju Grojogan Sewu

Air terjun seribu, kira-kira itulah makna dibalik nama Grojogan Sewu di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Walau sesungguhnya, tidak ada seribu air terjun di tempat tersebut.


grojogansewu-00
Untuk berkunjung ke air terjun setinggi 81 meter tersebut, butuh waktu sekitar dua jam naik bis dari Terminal Tirtonadi Solo. Lalu, perjalanan dilanjutkan dengan ojek yang ongkosnya sekitar Rp 10.000.
Selain ojek, alternatif lain yang juga bisa diandalkan adalah naik kuda atau angkutan umum menuju kawasan Taman Wisata Alam Grojogan Sewu.
Harga tiket masuk ke kawasan seluas 64 hektare tersebut cuma Rp 6.000. Setelah melewati loket tiket, pengunjung langsung disambut tangga menurun. Turuni anak tangga tersebut dan kamu akan hanyut dalam heningnya suasana hutan yang masih rimbun. Sesekali saja, terdengar suara pengunjung lain atau satwa yang hidup dalam kawasan tersebut.
grojogansewu-03
Sepanjang setapak menurun tadi, hawa dingin juga menyergap sebab kawasan tersebut terletak pada ketinggian 1.100 meter di atas permukaan laut dan tepat di lereng Gunung Lawu. Hati-hati melangkah, sebab beberapa bagian cukup licin karena tertutup lumut.
Turun, turun, dan terus turun. Anak tangga menuju Grojogan Sewu memang seakan tak ada habisnya, sampai akhirnya suara percikan air terdengar. Hutan rimbun di kiri dan kanan mulai membuka dan tampak peristirahatan luas yang lengkap dengan jejeran warung makan, flying fox, serta lokasi outbond.
Hmmm … suara air terjun sudah terdengar, tetapi mata masih belum bisa menemukannya. Celingak-celinguk, ternyata masih ada tangga yang harus dituruni sebelum akhirnya sampai ke air terjun cantik yang sudah memanggil-manggil sejak tadi.
grojogansewu-01
Dengan nafas masih ngos-ngosan dan kaki yang terasa berat melangkah, saya akhirnya melihat Air Terjun Grojogan Sewu. Perjalanan yang melelahkan lekas terbayar setelah melihat derasnya air yang tumpah dari tebing kehijauan dan membasahi tempat tersebut.
Batu-batuan besar menghiasi sungai di bawah air terjun. Airnya sejuk dan mengundang rasa penasaran. Saya pun mencelupkan kaki ke aliran yang tidak terlalu deras tersebut. Di dekat air terjun ada jembatan yang membawa pengunjung menyeberangi sungai. Untuk santai sejenak, ada juga warung lesehan yang menjual sate ayam dan sate kelinci.
grojogansewu-02
Ah, mata rasanya segar dan tubuh jadi bugar saat berada di Grojogan Sewu. Air terjun tersebut dikelilingi oleh hutan rimbun yang penuh dengan pohon-pohon tinggi dan monyet ekor panjang. Kalau tidak diprovokasi, monyet tersebut tidak menggigit. Tapi hati-hati kalau sedang memegang makanan, sebab monyet-monyet tersebut bisa agak jahil.
Untuk pulang, rute yang ditempuh berbeda. Lebih landai dan jumlah anak tangganya lebih banyak lagi. Alamak!
grojogansewu-04
Tapi tenang, sebab di beberapa titik menuju pintu keluar tersedia pondok istirahat. Dan, saat sudah mendekati jalur keluar, pengunjung akan disambut oleh sebuah papan yang bertuliskan “Selamat, Anda sudah turun dan menaiki 1.250 anak tangga. Semoga tambah sehat dan sukses.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar